Kamis, 29 November 2012

aMazinG


AmAZING Of life 

Kepahitan yang pernah melanda kehidupan ini adalah suatu cobaan yang sangat berharga untuk dimaknai. Pernah saya merasakan ujian terberat dan memalukan. Saat hasil ujian nasional SMA. Kebetulan waktu itu adalah ketika pemerintah memberikan keputusan untuk membuat program yakni adanya ujian ulang. Aku rasa setiap tahun ajaran yang aku lewati adalah masa kelinci percobaan dari pemerintah. Saat itu aku hanya ingin melakukan perbuatan baik yaitu jujur pada diriku sendiri dalam mengerjakan ujian. Bukan sombong, tapi hanya ingin belajar jujur. Tapi takdir berkata lain. 6 hari ujian berturut-turut. Dan 1 bulan setelah itu pengumumanpun datang. Entah apa firasat yang diberikan tuhan untukku. Tanpa ada yang menyuruh, 1 mggu sebelum pengumuman tiba, hobiku dirumah adalah membaca bacaan mengenai up and down, intinya bagaimana menyikapi keterpurukan. Dan hari dimana pengumuman datang. Ada seorang petugas TU sekolah datang. Aku sedang berada di depan PC, kakak ke 2 ku yang menerima surat itu, lalu aku pindah ke ruang keluarga. Ibuku pelan-pelan nyamperin aku dan berkata padaku, sabar ya,,,kamu jangan ngapa2in,,bapak besok datangnya kesekolah,,bukan sekarang..aku sudah tau apa maksud ibuku. Aku tidak lulus pada ujian pertama. Betapa hancurnya hatiku saat itu. Ayahku menyuruhku untuk solat. Dengan langkah pelan dan berat,,aku bergegas mengambil air wudhu, dan solat. Lalu setelah solat, aku menuju ibukku dan memeluk ibuku, sambil menangis, kutumpahkan seluruh rasaku di pundak ibuku. Ibuku memelukku dengan kasih sayangnya sebagai seorang ibu. Aku tak memikirkan tentang malu. Memalukan keluargaku atau bagaimana, karna aku hanya memikirkan aku tidak salah, aku jujur. Hari dimana aku dipanggil kesekolah, dan mendengar pengarahan dari kepsek ( Alm ). Aku melihat ada 30 orang yang bernasib sama denganku. Tapi yang 1 kelas denganku hanya 5 orang. Sangat miris sekali bukan???? Dan setelah aku melihat ternyata hanya nilai kurang 0.25 saja sebetulnya aku sudah lulus. Ya Tuhan,,, apa ini?????? Kagetnya aku. Hanya kurang 1 soal!!! Bayangkan!!! Keputusan menyuruh untuk menjalani ujian ulang. Baiklah aku persiapkan sebaik munkin dan semaksimal mungkin. 2 minggu waktu hanya ku lakuka untuk belajar dan belajar. Setiap hari aku datang kesekolah untuk belajar bersama teman-temanku. Dan langkah kami dilihat oleh semua adik-adik kelasku. Sangat malu,tapi aku tegapkan dadaku agar aku bisa tegar menjalani ujian hidup ini dengan lancar. Tiba saatnya ujian, dan pengumuman pun 2 mggu kemudian. Alhamdulillah saya lulus. Pengalaman yang sangat menarik untuk saya share pada para pembaca. Bahwa ujian dari Tuhan harus kita jalani. Sabar saja. Hanya perputaran roda kehidupan. Yang aku yakinkan pada diriku sendiri agr menjadi semangat pada diriku sendiri adalah : mungkin ini adalah jalan dari tuhan untuk aku menjadi orang yng pntas sukses dan menjalani kebahagiaan dimasa mendatang sehingga bisa membanggakan orang tua. Bismillahirohmanirrohim. Aku yakin, Tuhan punya rencana emas dibalik semua kisahku saat ini. Dimasa mendatang, sambut hariku dengan penuh senyum. Fighting pita!!! 

terpisah karna cinta


Aku dan sahabatq
Dia adalah seseorang yang paling memberikan kontribusi besar dalam memberikan semangat hidupku slama ini. Sejak lahir sampai saat ini. 19 tahun kita bersama, hancur dan pisah hanya karna dia menikah dengan laki-laki yang dia cintai. Entah apa yang yang di pertimbangkan hingga dia mau secepatnya menikah. Tepatnya oktober 2011 dia  minta ijin untuk beker diklimantan, ikut dengan sepupunya. Langsung spontan membeli tiket pesawat. Siapa yang tidak sedih akan pisah dengan orang yang paling dia sayangi. Yang biasanya bersama-sama, kini aku hanya sendiri. Dia meninggalkanku di Borneo. Memang keadaan disini sangat memprihatinkan, yang selalu mendapat tekanan batin dari oran tuanya yang tidak punya perasaan. Aku juga sangat sedih dan ikut menangis kalau dia curhat padaku. Aku pikir, dia hanya sebentar saja dikalimntan, tak tahunya dia memutuskan untuk selamanya disana. Apa dia gak mikirin perasaanku. Bahkan dia ingin menikah saja, aku tahu dari orang lain. Bukan dari dia sendiri. Hancur banget hatiku. Kehilangan belahan jiwaku. Ohh Borneo,,,,,magic apa yang kamu sebarkan sampai ambil soulmateku....kejam sekali kau borneo!!! Yang sampai aku ingat saat ini adalah kata-kata dia “ mungkin rejekiku disana” ternyata kata-kata itu yang menjadi alamat dia kesana selamanya. Sekarang aku disini harus berjuang disini sendiri, tanpa ada orang yang mau menemani. Sedih memang, tapi inilah hidup. Yang harus belajar. Belajar menerima apapun kenyataan takdir yang sudah digariskan tuhan. Agustus 2012, dia memutuskan menikah dengan pria yang dicintainya. Dengan banyak gunjingan yang timbul karna pernikahannya yang dicintainya. Bodohnya aku, yang ikut percaya orang laen, hingga aku tahu fakta yang sebenarnya dari mulut dia sendiri. Perlahan-lahan aku mulai menyadari tentang kenyataan ini. Yang ada didepan mataku ini adalah yang harus aku jalani. Bukan aku lari dari kenyataan ini. Dengan sikap dewasa, sabar, dan tawakal serta ikhlas. Aku coba hadapi semua ini. Berpisah dengan sahabatku satu-satunya. Biarlah waktu yang akan menjawab semua.

lo-ve


Cinta, Harta, dan Kekuasan
3 serangkai yang bisa menjdi mutlak untuk merubah segalnya. Merubah persahabatan, pertemanan, persaudaraan, kesetiaan, dll. Menjadi hancur melebur dengan sia-sia. Betapa hal yan paling ironi, hanya karna cinta, persahabatan menjadi hancur. Peralian darah yang sudah dibangun bertahun-tahun menjadi hancur.