AmAZING
Of life
Kepahitan yang pernah melanda kehidupan
ini adalah suatu cobaan yang sangat berharga untuk dimaknai. Pernah saya merasakan
ujian terberat dan memalukan. Saat hasil ujian nasional SMA. Kebetulan waktu
itu adalah ketika pemerintah memberikan keputusan untuk membuat program yakni
adanya ujian ulang. Aku rasa setiap tahun ajaran yang aku lewati adalah masa
kelinci percobaan dari pemerintah. Saat itu aku hanya ingin melakukan perbuatan
baik yaitu jujur pada diriku sendiri dalam mengerjakan ujian. Bukan sombong,
tapi hanya ingin belajar jujur. Tapi takdir berkata lain. 6 hari ujian
berturut-turut. Dan 1 bulan setelah itu pengumumanpun datang. Entah apa firasat
yang diberikan tuhan untukku. Tanpa ada yang menyuruh, 1 mggu sebelum
pengumuman tiba, hobiku dirumah adalah membaca bacaan mengenai up and down,
intinya bagaimana menyikapi keterpurukan. Dan hari dimana pengumuman datang.
Ada seorang petugas TU sekolah datang. Aku sedang berada di depan PC, kakak ke
2 ku yang menerima surat itu, lalu aku pindah ke ruang keluarga. Ibuku
pelan-pelan nyamperin aku dan berkata padaku, sabar ya,,,kamu jangan
ngapa2in,,bapak besok datangnya kesekolah,,bukan sekarang..aku sudah tau apa
maksud ibuku. Aku tidak lulus pada ujian pertama. Betapa hancurnya hatiku saat
itu. Ayahku menyuruhku untuk solat. Dengan langkah pelan dan berat,,aku
bergegas mengambil air wudhu, dan solat. Lalu setelah solat, aku menuju ibukku
dan memeluk ibuku, sambil menangis, kutumpahkan seluruh rasaku di pundak ibuku.
Ibuku memelukku dengan kasih sayangnya sebagai seorang ibu. Aku tak memikirkan
tentang malu. Memalukan keluargaku atau bagaimana, karna aku hanya memikirkan aku
tidak salah, aku jujur. Hari dimana aku dipanggil kesekolah, dan mendengar
pengarahan dari kepsek ( Alm ). Aku melihat ada 30 orang yang bernasib sama
denganku. Tapi yang 1 kelas denganku hanya 5 orang. Sangat miris sekali
bukan???? Dan setelah aku melihat ternyata hanya nilai kurang 0.25 saja
sebetulnya aku sudah lulus. Ya Tuhan,,, apa ini?????? Kagetnya aku. Hanya
kurang 1 soal!!! Bayangkan!!! Keputusan menyuruh untuk menjalani ujian ulang.
Baiklah aku persiapkan sebaik munkin dan semaksimal mungkin. 2 minggu waktu
hanya ku lakuka untuk belajar dan belajar. Setiap hari aku datang kesekolah
untuk belajar bersama teman-temanku. Dan langkah kami dilihat oleh semua
adik-adik kelasku. Sangat malu,tapi aku tegapkan dadaku agar aku bisa tegar
menjalani ujian hidup ini dengan lancar. Tiba saatnya ujian, dan pengumuman pun
2 mggu kemudian. Alhamdulillah saya lulus. Pengalaman yang sangat menarik untuk
saya share pada para pembaca. Bahwa ujian dari Tuhan harus kita jalani. Sabar
saja. Hanya perputaran roda kehidupan. Yang aku yakinkan pada diriku sendiri
agr menjadi semangat pada diriku sendiri adalah : mungkin ini adalah jalan dari
tuhan untuk aku menjadi orang yng pntas sukses dan menjalani kebahagiaan dimasa
mendatang sehingga bisa membanggakan orang tua. Bismillahirohmanirrohim. Aku
yakin, Tuhan punya rencana emas dibalik semua kisahku saat ini. Dimasa
mendatang, sambut hariku dengan penuh senyum. Fighting pita!!! 
